Sadapan Telepon Yang Menghebohkan!!

November 26, 2008 at 1:11 am Tinggalkan komentar

Jakarta -Penetapkan sengketa pilgub Jatim ditunda sampai 2 Desember nanti. Majelis hakim menundanya lantaran, dalam Sidang putusan Mahkamah Konstitusi (MK) dalam bukti rekaman yang diperdengarkan pemohon atau pasangan Khofifah-Mudjiono (KaJi), nama ketua MK, Mahfud MD disebut-sebut.

Selain nama Mahfud MD banyak nama lain yang disebut, mulai Presiden SBY, Bupati Bangkalan Fuad Amin, La Nyalla Mattalitty, tokoh Madura Ali Badri Zaini.

Berikut adalah transkrip hasil rekaman saksi KaJi dalam sidang MK itu:
PEMBICARA 1 : SDR. EDY SUCIPTO
PEMBICARA 2 : SDR. MOH. NIZAR ZAHRO KEPALA DESA PESANGGRAHAN KEC. KWANYAR
KABUPATEN BANGKALAN

ISI PEMBICARAAN :
Pembicara 1: Hallo…
Pembicara 2: Hallo ya mas..
Pembicara 1: Suaranya kok kecil bun
Pembicara 2: udah besar ini mas
Pembicara 1: halo…
Pembicara 2: halo halo
Pembicara 1: ya..
Pembicara 2: udah gede ini…
Pembicara 1: oh ya gede ya…
Pembicara 2: ya udah paling besar..
Pembicara 1: oo
Pembicara 2: gitu ya….
Pembicara 1: eh… ini lo…. Masalah .. saya ini kan. Pingin diajak ikut slametan ini kemenangan karsa ini lo….
Pembicara 2: e… trus
Pembicara 1: masak saya juga matian-matian ini… melawan pak nyala kepaitan ya…ndak
Pembicara 2: ya sabar mas nanti jumat saya ke Surabaya besok nih
Pembicara 1: ya endak gini kan kebetuan ada orang yang Tanya saya
Pembicara 2: he eh
Pembicara 1: yo opo kok iso kaji iku menang dadi kalah
Pembicara 2: eh he…
Pembicara 1: kita yang punya cerita itukan ada adik saya itu yang sutradaranya di bangkalan itu yang jelas
Pembicara 2: mas aku aja yang telpon mas
Pembicara 1: ya….
Pembicara 2: saya aja yang telpon
Pembicara 1: saya…..ndak usah mas..
Pembicara 2: he eh … terus terus…
Pembicara 1: cerita aja sambil ngobrol saya makan sambel ini
Pembicara 2: eh hehe(ketawa)
Pembicara 1: nah.. ceritanya gitu
Pembicara 2: he eh..
Pembicara 1: kok iso bangkalan menang….
Pembicara 2: he…
Pembicara 1: madura yang lain menang hanya sumenep dengan ini sampang sama ini .. kok iso gitu lo..
Pembicara 2: iya.
Pembicara 1: critanya kan gitu
Pembicara 2: he e he e trus…
Pembicara 1: yang sebenarnya gimana ceritanya…saya bilang adalah… sopo intelektualnya disitu
Pembicara 2: he he he (ketawa)
Pembicara 1: itulah.. iku yo opo critane kok iso gitu itu lo caranya
Pembicara 2: trus sampean jawab gimana ?
Pembicara 1: ya..dibuatnya saya nggak tau wong ini makanya saya kan diberitahukan untuk ini kan teman inikan kebetulan pendukung kaji lia… ya nah terus bukan pendukung ini …
Pembicara 2: karsa ?
Pembicara 1: ya.. dimana yang dulu yang dulu juga … seperti sampeyan kan pendukung kaji sehigga bersentuhan dengan pak nyala
Pembicara 2: he he…
Pembicara 1: Mestinya sampeyan balik menangkan madura itu kan gitu
Pembicara 2: iya…
Pembicara 1: itu critanya gimana sih mas … jane..
Pembicara 2: eh em..
Pembicara 1: TPS TPS iku di jojohi dewe ngunu iku lak yo opo iku…
Pembicara 2: iya…
Pembicara 1: dadi kemenangan mutlak itulo kan .. kan nol kan itu… bu khofifah itu mutlak di Bangkalan kan jebol .. amburadul itu
Pembicara 2: amburadul (sambil ketawa).. pokoke daerah penentu itu memang madura lo pak…
Pembicara 1: loh .. lah iya kan memang kenyataannya kan yang data nggak ada kok bisa menang itu lo .. lo itu kan
Pembicara 2: he ha ha ha..
Pembicara 1: yang jadi aneh itu kan itu …… oreng meduro tak tak deteng nyocco tapi kok soaranah bedeh durema (orang madura tidak datang nyoblos, tapi suaranya ada… bagaimana) kan gitu lo pak yo..
Pembicara 2: heh hehe… sampean crita..
Pembicara 1: ya
Pembicara 2: sampean cerita ke orangnya..
Pembicara 1: ya endak berani cerita wong yang pelakunya belum cerita
Pembicara 2: hahaha e… yaa itu sudah dikondisikan dulu mas…
Pembicara 1: kenapa….
Pembicara 2: sudah dikondisikan dulu
Pembicara 1: maksud saya dikondisikan lah iya sebelum anu itu sebelum coblosan itu sudah dicoblosi gitu maksudnya..
Pembicara 2: iya.. jadi kan makanya saya ngomong untuk madura itukan ada tiga komponen
Pembicara 1: Iya
Pembicara 2: ada namanya kepala desa yang karismanya melebihi kiayi
Pembicara 1: ya ya jelas kepala desa ……
Pembicara 2: he’ e….ada kepala desa yang separo karismanya sama dengan kiayi dengan blaperan
Pembicara 1: ya .. ya ya..
Pembicara 2: ada kepala desa ndak payu sama sekali
Pembicara 1: ya …
Pembicara 2: lha dari tiga perempat kepala desa itu memang kepala desa dimadura itu sangat vital sekali , dia bisa mempengaruhi massa…
Pembicara 1: ya endak cuman gini lo mas yang jadi saya itu juga heran itu lo artinya khususnya inikan untuk peta ya Sampang kalah mutlak,
Pembicara 2: he eh..
Pembicara 1: Bangkalan kalah mutlak,
Pembicara 2: he he
Pembicara 1: Sumenep menang lah ini saya ini kan ..namanya teman itu sampean itu kok bisa mengarahkan seperti itu dengan dua kabupaten ini sayakan termasuk katakan punya teman ini pake ilmu yang mana..
Pembicara 2: ah ha… saya ngomong awal waktu semua komponen waktu itu kita kumpul jadi H min tujuh saya kumpulkan teman-teman itu di suatu tempat saya berbicara
Pembicara 1: ya.
Pembicara 2: ini kalau kita menjadikan gubernur yang namanya khofifah maka ini sama halnya kita akan menjadikan raja untuk dua raja…dijadikan ratu untuk dua raja
Pembicara 1: Trus inilo mas ada yang heran coba saya inikan kok saking kompaknya dikomando ya sampe ada ..yang dapat nol itu critanya gimana..
Pembicara 2: ya itu…didesa baepajung itu namanya desa lo pajung bukan hal bukan hal yang ..yang apa itu … biasa seperti itu pak edy…
Pembicara 1: ditempatnya pak Klebun Manab itu lo baepajung ..baepajung sama…
Pembicara 2: Itu gini lo pak edi… mulai jamannya pak harto sudah kayak gitu lo pak edi…
Pembicara 1: Tahu tahu saya mas.. saya 2004 berkiprah dengan sampean kan gitukan Cuma yang heran kenapa masio setung kan mestinya ada kok bisa nol itu lo…
Pembicara 2: he he he.. saya yakin kalau mau diulang kembali khususe baepajung misalkan mau diangkat ke MK diulang kembali hasilnya sama mas…hasilnya saya yakin seperti itu percaya kalau saya… mau dari mabes turun… mau dari jawa timur turun… mau jin… mau malaikat selain Allah … yang turun hasilnya sama mas kaya gitu
Pembicara 1: ya.. trus…besok kan ada dua tempat yang kosong itu mas
Pembicara 2: eh em
Pembicara 1: baepajung sama mana itu lo…
Pembicara 2: eh em
Pembicara 1: ya itu kosong saya mikir wah ini saking mandinya ini adik saya yang ganteng ini untuk mempengaruhi …
Pembicara 2: Saya ngomong gini.. diteman teman ngomong gini sudah kalau nanti ada pemilihan ulang kita buktikan lagi ke Nyala dengan Ali Badri … hasilnya harus sama. Kalau mau diulang misalkan oleh MK diulang khususe baepajung dengan ini diulang lagi hasilnya seperti itu pak edi .. percaya ke saya
Pembicara 1: Tapi ndak mungkin diulang mas karena ini nanti kelihatannya ada ….kelihatan bentrok besar ini kalau …. Kelihatannya khan endak menang jadi kalah ini lho… walaupun apa keputusannya MK… perang ini nanti
Pembicara 2: Iya
Pembicara 1: dek mana ini nanti
Pembicara 2: ya enggak pa pa lah peranglah biar enak lah, sampean dengan saya biar makan mak pak.. ya. e..
Pembicara 1: Saya ini harus dikubu mana nih wong kemarin juga …ini tak tolak…
Pembicara 2: Sekarang ke Karsa besok ke Kaji selang ke Karsa selang ke Kaji kan nggak papa
Pembicara 1: wah jangan mas
Pembicara 2: (sambil ketawa) Oh gitu ya.. ya ikut saya aja di Karsa aja ya….
Pembicara 1: Identitas itu satu karena ini nanti kemungkinan besar …
Pembicara 2: eh em…
Pembicara 1: Kalau andai kata ini ya..andai kata..
Pembicara 2: eh em..
Pembicara 1: pertama kan Kaji menang, ini ini kita ulasan untuk 2009
Pembicara 2: ya… ya..
Pembicara 1: Kaji menang akhirnya kalah yang jelas kalau kita sih tahu mungkin ada kecurangan lah ya…
Pembicara 2: Ya ya…
Pembicara 1: Kecurangan itu untuk memenangkan Karsa kan gitu
Pembicara 2: ya ya
Pembicara 1: ini nanti kalau ke MK ini ganti Karsa yang menang bagaimana kira-kira… ee…apa kaji yang menang…
Pembicara 2: Ginilo mas Edi ya… prediksi politik saya… MK itu khan Makhfud MD…. Makhfud MD itu asal orang Sampang pak.. dia sangat dekat sekali dengan boss saya bapak Fuad Amin. Sungguh sangat ironis sekali kalau pak Makhfud MD ini membatalkan kemenangan Karsa, saya yakin dengan feeling politik saya Bos saya Ki Fuad ini sudah jitu feeling politiknya … saya yakin tetap dimenangkan Karsa. Kalaupun diulang itu hanya TPS-TPS yang tidak mempengaruhi…
Pembicara 1: Oh berani ya kalau umpama diulang gitu berani mas…
Pembicara 2: Berani… berani mas…
Pembicara 1: Taruhannya apa kalau berani umpama nanti terbalik gitu saya ini kan eman kalau Karsa ini nanti jadi kalah.. Cuman ini lho mas saya sendiri kan dengan peristiwa ini nanti digabungkan dengan 2009 saya yang heran itu sampai ada dua tempat ini yang nol di baepajung klebun manab itu ya……
Pembicara 2: (ketawa) iya haha
Pembicara 1: Klebun manab itu kira kira kenal saya enggak…
Pembicara 2: kayaknya beliau sedang sakit Mas Edi
Pembicara 1: Tujuh tempat ya yang nol dimadura dibangkalan tujuh tempat ya…
Pembicara 2: Tujuh Tempat…
Pembicara 1: mana aja itu mas…
Pembicara 2: yang saya tahu baepajung… ada lagi … alas kokon.. enggak tahu saya data validnya enggak tahu…
Pembicara 1: Alas kokon… tujuh tempat kalau enggak salah saya…
Pembicara 2: iya … iya…
Pembicara 1: Nanti 2009 dimainkan gitu aja mas…saya tak modal madura dari kamal sampai lo gulu itu dimainkan gitu aja untuk pilpres ya…
Pembicara 2: iya lah…seperti dulu dulu lah…lah sekarang Kajinya nangis mas….
Pembicara 1: loh ini kelihatannya semua mau bunuh diri nih…
Pembicara 2: hahaha suruh cepat-cepat pa edi…
Pembicara 1: termasuk saya sudah diundang kiai Masykur diajak bunuh diri..kalau kiai Masykur kan kiai saya lama ya…
Pembicara 2: ya ya ya…
Pembicara 1: saya di bel waduh ini sudah nasib kiai… kalau mau bunuh diri marilah sama sama saya juga sudah …posisi ya nggak ke utara nggak ke selatan .. ini nunggu pilpres saja nanti … mungkin mas prabowo kan jelas kalau bisa nyalon ya kita dukung anu gini ya saya malah ngomong gitu
Pembicara 2: Ya… tapikan Karsa ini di Backup SBY lo mas
Pembicara 1: ya… ya iya sih di backup SBY karena Demokratnya kan sampai anaknya opo turun si…..
Pembicara 2: iya Widi Baskoro itu…
Pembicara 1: Cuman inilo kalau kembali mas ya masalah lain nanti MK ini lo saya ini kan sampean kan lebih jelas… ki fuad amin juga sudah membackup sampean untuk segala katakanlah kecurangan ya… artinya sudah OK…kecurangan dimainkan sampean sebagai apa ya… sutradaranya yang dibackup beliau Kiai Fuad Amin dengan hubungannya kesana kemari ini ya itu intinya nanti trus kalau terjadi deadlock di Jakarta ini lho trus gimana apa upaya kita… apa perang aja sama orangnya Kaji ini..
Pembicara 2: Bukan… ginilo simpel aja … sekarang beda suara 67 ribu seumpama kan…. Yang dipermasalahkan berapa ribu oleh khofifah anggaplah 10 desa seumpama… 10 desa saya kalikan 5 ribu seumpama kan hanya 50 ribu mas…
Pembicara 1: Trus ini dengan Karsa ini kan berarti pak SBY ikut ikut full berarti yo..
Pembicara 2: oh full mas… full mas…
Pembicara 1: full ya..
Pembicara 2: Full Mas… yang bertengkar diatas kan Taufik Kemas dengan SBY mas…
Pembicara 1: Oh ya… ya..
Pembicara 2: kemarin itu orang-orang ketua-ketua yang koalisi Khofifah itu dikumpulkan oleh Taufik Kemas
Pembicara 1: ya.. ya… termasuk itu ya.. Pramono Anung trus…
Pembicara 2: dikumpulkan ….saya ngomong …tenang aja kata teman-teman sudahlah pengamat politik itu suruh belajar banyak ke orang Madura … orang madura itu jual sate… ya..biar gimana kalau sate habis dimakan… masak dibuang gitu lho…hahaha
Pembicara 1: nggak ini ngantisipasi iki mas waktunya kan ndak panjang ya…
Pembicara 2: Ya..
Pembicara 1: saya baca dikoran… hari senin itu digelar sidang
… Pembicara 2 : Ya..
Pembicara 1 : nanti klu sidang ini kira kira Kaji menang lagi … apa komandonya kiai fuad ke sampean termasuk nanti apa saya diajak untuk perang
Pembicara 2: enggak…. Gini… kalau analisis hukum saya sebagai orang hukum… orang itu mempunyai berperkara … orang berperkara… dia punya bukti-bukti.. pertama dalam pemilu bukti yang paling valid adalah form C2… nah sekarang kalau C2 sudah di teken oleh saksi Kaji dari tingkat PPS tingkat PPK sampai kabupaten … MK mau ngomong apa mas….
Pembicara 1: ya iya sih… cuman .. cuman kan mereka berani nuntut itukan ada bukti mas….
Pembicara 2: ya… buktinya… buktinya apa mas….
Pembicara 1: yang jelas … kalau mungkin di Bangkalan sudah dikondisikan dijojohi sendiri itu kan mutlak tidak bisa dilihat buktinya khan… artinya kayak sampang .. kayak ini.. tapi kalau yang seperti di sumenep sama pamekasan ..kan lain critanya kan begitu..
Pembicara 2: Ha… critanya gimana Pamekasan dan sumenep
Pembicara 1: Ndak artinya untuk pengkondisianya itu lho settingnya itu khan yang mutlak bagus itu khan di Bangkalan sama Sampang khan..
Pembicara 2: Ya…
Pembicara 1: Itulo umpama nanti itu terjadi deadlock disana dibuka anu ini terjadi …
Pembicara 2: ya enggak apa apa…
Pembicara 1: Ganti arahnya chaos berarti ..
Pembicara 2: jelas mas
Pembicara 1: perang ya…
Pembicara 2: perang itu mas…
Pembicara 1: o… ya… termasuk ..makanya inikan ki Fuad ini juga sebagai komandan jawatimur ini katanya sampean kan….. Jawa timur ini kan apa katanya ki Fuad kan gitu….
Pembicara 2: Iya…
Pembicara 1: Komandannya Ki Fuad terus komandan bawahnya khan sampean gitu lho mas…
Pembicara 2: hehehe… prajurit….
Pembicara 1: Prajurit…la saya kan kurir lah enggak pa pa yang penting … tapi selama ini … sampean juga …..dengan pak SBY ini mestinya dapat banyak Pese ini… mana saya …
Pembicara 2: mana belum… belum mas…
Pembicara 1: Lo belum kapan kapan … wong sudah menang kok belum nih ….
Pembicara 2: lo kan menunggu penetapan KPU Pleno…
Pembicara 1: oo… tapi kalau menang sampean oleh pesean nih ya….
Pembicara 2: ya… walaupun enggak dapat banyak saya kan ditolong oleh kepentingan saya nanti mas….
Pembicara 1: nah saya ini kan narik bagian nih…..tretan
Pembicara 2: ya… nantilah kalau …
Pembicara 1: Kirain.. kalau nanti-nanti repot nih… pas Lopa…
Pembicara 2: Bener … belum jelas ke kita-kita ini..
Pembicara 1: Jadi positif ini ya sudah ….seperti itu ya mainnya Bangkalan itu…biar kapok dicurangi ya masa bodoh mati-matilah Kaji kan gitu….
Pembicara 2: mau ngomong keadilan mau ngomong kecurangan kasep mas….
Pembicara 1: Lo ya iya kan memang itu blankonya dijojohi Karsa yo wis sah memang mas sapa yang … malaikat tidak bisa mbuktikan…..
Pembicara 2: hahahahaha
Pembicara 1: Saya ingat wah aktor intelektualnya ini ya.. wong orang sing ganteng dia….apa lagi dibackup Fuad
Pembicara 2: Iya…
Pembicara 1: Ki Fuad itu ya… juga keluar duit banyak kelihatannya….untuk anak-anak kemarin apa itu
Pembicara 2: Iya sebagai … sebagai itulah wong anak politik mas….kalau ki fuad anaknya… ayah fuad itu cucunya Saifuna Holil…orang kan sama-sama tahu mas…
Pembicara 1: Iya….
Pembicara 2: Guru ini sampai di….disentuh kulitnya gimana rasanya orang madura… kan gitu…
Pembicara 1: Duitnya keluar banyak tapi dapatnya darimana itu mas….apa dari SBY itu…
Pembicara 2: Enggak tahu mas…. Saya enggak tahu….
Pembicara 1: lo .. katanya sampean wah pesenya dari Bupati….lah saya ini kan perlu didaftarkan dapat gitu lho mas… Pembicara 2: ya… spontanitas saja kita… merapat-merapat gitu….urusan politik kelas tingginya saya enggak tahu urusan beliaulah
Pembicara 1: Cuman ini sekedar intermeso yo mas….seperti ki Fuad itukan kan juga saya kagum sudah keluar duit dapatnya nanti belum…mau ngasih saya nanti ya… anehnya kabar burung ini .. Karwo itu katanya anaknya PKI Mas…kok bisanya pak kiai Fuad bela anak PKI itulo mas…nah saya kan agak agak sedikit tersentuh juga itu karena….saya dulu dipecat dari militer itu diduga menantu PKI kan gitu ini kan sakit gitu lo…
Pembicara 2: Kalau saya yakin, memang pak Karwo itu anggaplah anak PKI … saya yakin.. tapi yang lebih… lebih hati kecil saya ini lho… wong pak Karwo dibawa Pak Imam ke SBY
Pembicara 1: Ya…
Pembicara 2: Ya k an….yang bawa pak Karwo kan pak Imam…ke SBY itu… ya mestinya kalau memang Karwo itu memang anaknya PKI enggak kenapa kita habisi waktu dulu kenapa oleh Demokrat dicalonkan kan gitu….
Pembicara 1: Ya… karena SBY kan butuh dukungan nanti mas….
Pembicara 2: kalau saya harap anu… kalau politik saya simpel aja mas edi… karwo jadi gubernur 6 bulan aja enggak usah banyak-banyaklah…
Pembicara 1: 6 bulan….
Pembicara 2: ya ganti Gus Ipul gitu ajalah….
Pembicara 1: opo mau pak karwonya….
Pembicara 2: ya kalau kasusnya sudah numpuk….
Pembicara 1: o… gitu ya… ooo maksud sampean kalau terbongkar gitu….
Pembicara 2: anggaplah gitulah-gitulah… dia jadi sekda…
Pembicara 1: wakil gubernurnya saya berarti….
Pembicara 2: ha… ya….
Pembicara 1: hahaha
Pembicara 2: ya jadi gubernur 6 bulan saja …habis itu kena kasus…sehubungan dengan kena kasus sekda inilah inilah itulah KPK lah dan lain-lain habis itu kena kasus.. ipul naik kan itukan mas…
Pembicara 1: ya…. Gus ipul ditunjuk lagi
Pembicara 2: Kalau saya jujur pikirannya kayak gitulah
Pembicara 1: ya ya… OK lah… trus perjuangan ini dilanjutkan kapan bisa … ini 2009 lah atau nunggu nunggu pesta pora perayaan .. setelah MK ya….
Pembicara 2: ya… setelah MK mas…setelah MK
Pembicara 1: Tapi salam saya nanti kepada mertua ini ya… saya belum bisa kesana ni ke klebun mojo sini…
Pembicara 2: ya…
Pembicara 1: ya…
Pembicara 2: hem…
Pembicara 1: hem…
Pembicara 2: ok pak edi
Pembicara 1: ok..
Pembicara 2: yok pak edi..
Pembicara 1: yok…
Pembicara 2: enggeh
Pembicara 1: enggeh… Assalammualaikum…
Pembicara 2: Wa’alaikum Salam(eda/bj0)

Sumber : beritajatim.com


Iklan

Entry filed under: Uncategorized.

Gugatan KaJi di MK Khofifah Adukan Kecurangan Karsa ke KPU

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Kalender

November 2008
S S R K J S M
    Des »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Most Recent Posts


%d blogger menyukai ini: