MK Tak Hanya Adili Selisih Suara, lho..

November 29, 2008 at 12:06 pm Tinggalkan komentar

Benarkah Mahkamah Konsitusi dalam menangani sengketa pilkada, hanya mengadili selisih suara. Benarkah? Sejatinya tidak. Setidaknya itu bisa terlihat nyata jika Peraturan MK Nomor 15 Tahun 2008 dibedah.

Peraturan MK 15/2008, berbunyi: Pedoman Beracara Dalam Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Kepala Daerah. Kalimatnya: perselisihan hasil. Bukan perselisihan suara. Hasil adalah output dari proses. Termasuk penghitungan di dalamnya.

Tegas di situ disebut hasil. Bukan hanya selisih suara. Sebelumnya, Mahkamah Agung (MA) –sebelum diambil alih MK—menggunakan istilah Sengketa Hasil Penghitungan Suara Pemilihan Kepala Daerah. Kalau MK, justru menghapus kata; Penghitungan Suara. Dan menekankan pada kalimat; Perselisihan Hasil Pemilukada.

Di butir c dan d, peraturan yang sama, MK menyebut bahwa hukum acara perselisihan hasil pemilihan umum yang berlaku, belum mengatur mengenai perselisihan hasil pemilihan umum kepala daerah. Oleh karena itu di butir d, Mahkamah Konstitusi berwenang mengatur lebih lanjut hal-hal yang diperlukan bagi kelancaran pelaksanaan tugas dan wewenangnya.

Artinya proses beracara di MK, berbeda dengan proses beracara di MA. Apalagi disebut di situ, MK berwenang mengatur lebih lanjut hal-hal yang diperlukan bagi kelancaran pelaksanaan tugas dan wewenangnya.

Benarkah rekaman elektronik tidak relevan dengan sidang MK? Ternyata sebaliknya. Kalau kita baca PMK 15/2008, Pasal 9, tentang Alat Bukti, ditulis; Alat bukti dalam perselisihan hasil Pemilukada dapat berupa: a. keterangan para pihak; b. surat atau tulisan; c. keterangan saksi; d. keterangan ahli; e. petunjuk; dan f. alat bukti lain berupa informasi dan/atau komunikasi elektronik.

Butir f menjamin bahwa informasi dan/atau komunikasi elektronik, adalah alat bukti persidangan. Termasuk pembicaraan melalui telepon, maupun SMS atau email dan fax. Sehingga bukan mengada-ada, ketika majelis memutuskan untuk mendengarkan keterangan saksi, baik langsung, maupun memutar rekaman pembicaraan. Karena memang diatur dalam aturan beracara di MK.

Bahkan untuk kepentingan pembuktian, di Pasal 8, MK dapat melakukan pemeriksaan melalui persidangan jarak jauh (video conference). Ini artinya keterangan saksi sangat penting. Bukan hanya dokumen otentik saja. Bukan hanya form model C1, DA1, atau DB1. Bukan hanya lampiran-lampiran. Bukan hanya kertas-kertas.

Kalau hanya berpatok pada selisih penghitungan suara, berdasarkan sertifikat model C sampai DB saja, lantas apa artinya keterangan saksi yang menyatakan ada penggelembungan suara? Apa artinya pengakuan seorang Ketua PPS, yang mencoblos sendiri ratusan suara untuk KarSa? Apa artinya keterangan saksi dan alat bukti lainnya? Lantas apa pula artinya Pasal 9, PMK 15/2008?

Memang di Pasal 10, sertifikat hasil penghitungan di TPS, kecamatan, kabupaten/kota dan propinsi disebut sebagai alat bukti langsung. Tetapi tidak disebut sebagai alat bukti satu-satunya.

Lagipula, kalau hanya mengacu pada selisih suara berdasarkan sertifikat di atas, lantas apa gunanya majelis memanggil Panwas Pilgub untuk diminta keterangan di muka sidang?

Kini semua pihak berharap pada MK. Sebagai pintu terakhir. Karena keputusan MK memang bersifat final dan mengikat. Semoga MK mampu menjadi pengawal konstitusi. Pengawal proses berdemokrasi. Yang menjamin tegaknya hukum demi kehidupan kebangsaan dan kenegaraan yang bermartabat.

Jangan sampai Pilgub Jatim jadi bahan lelucon bangsa lain. Atau jangan sampai ada orang yang menulis buku; Bermain Curang di Pilkada: Studi Kasus Pilgub Jatim. Sungguh memalukan.

Iklan

Entry filed under: berita, jawa timur, ka-ji, Kar-sa, Karsa, mahkamah konstitusi, MK, pilkada, poltik, quick count, Uncategorized. Tags: , , , .

Pilgub Jatim sarat kecurangan sistematis Pelaksanaan Asas Luber dan Jurdil harus Diperhatikan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Kalender

November 2008
S S R K J S M
    Des »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Most Recent Posts


%d blogger menyukai ini: