Layakkah Orang Curang Pimpin Jatim?

Desember 4, 2008 at 10:00 am Tinggalkan komentar

Hingar-bingar media massa menyoroti perkembangan pilkada jatim terasa semakin menghangat. Ada yang menyambut optimis namun tidak sedikit juga yang sinis. Tapi keputusan sudah final.

MK melalui Putusan No 41/PHPU.D-VI/2008 memutuskan agar KPUD Jawa Timur (Jatim) melakukan pemungutan suara ulang di Kabupaten Bangkalan dan Sampang serta melakukan penghitungan ulang di Kabupaten Pamekasan.

Dasar putusan itu adalah adanya fakta hukum yang terungkap dan terbukti dalam persidangan bahwa (salah satunya) telah nyata-nyata terjadi pelanggaran serius yang dilakukan secara sistematis, terstruktur, dan masif.

Dalam konteks sengketa Pilkada Jatim ini, setidaknya bisa dilihat dari aspek hukum positif dan moral. Pada aspek hukum, penyelesaian sengketa ini sudah berada pada jalur yang benar. Tindak lanjut penyelesaiannya pun sudah berada pada ranah yang tepat. Namun secara moral ada pelajaran yang sangat berharga dan menginspirasi agar kita bisa belajar banyak dari kasus ini.

1.Ongkos Kecurangan sekitar Rp 2 miliar. Ternyata biaya atau dampak dari perbuatan curang salah satu calon bisa mengakibatkan adanya pilkada putaran ketiga yang menelan biaya sekitar Rp 2 miliar.

Angka yang luar biasa jika disalurkan kepada masyarakat Jawa Timur yang membutuhkan biaya hidup, pendidikan dan kesehatan.

Lalu siapakah yang menanggung biaya tersebut? Calon yang curang? tentu tidak. Rakyatlah yang menanggung biaya itu. Tanpa dosa apa-apa rakyat ‘dipaksa’ untuk membiayai pilkada jilid tiga yang disebabkan oleh salah satu calon yang curang (berdasar putusan MK). Adilkah ini?

2.Terobosan baru? Banyak pihak yang memuji MK atas putusan yang dihasilkan pada sengketa

pilkada jatim ini, walau dianggap diluar wewenang MK, belum pernah ada kasus dengan putusan serupa sebelumnya, namun menurut sebagian pakar ini adalah keputusan yang tepat dan adil.

Berarti ada ruang dimana keputusan institusi hukum bisa ‘diluar’ dari wewenang institusi tsb selama ada indikasi dan bukti yang kuat. Dalam hal ini salah satu calon telah terbukti melakukan pelanggaran serius secara sistematis, terstruktur, dan masif.

Berdasarkan fakta di atas, layakkah calon tersebut melanjutkan proses pilkada? Secara moral layakkah calon tsb memimpin Jawa Timur? tidak adakah terobosan baru lagi bahwa sang calon bisa diproses secara hukum pidana

karena kecurangannya? Salah satu pilar demokrasi adalah fairplay. Jika pilar itu runtuh maka demokrasi yang dibangun tidak akan kokoh. Ke depan kita tunggu terobosan hukum yang lebih inovatif demi rasa keadilan masyarakat dan hati nurani.

3.Nasib oknum pemerintah yang terlibat. Dalam kecurangan yang sistematis, terstruktur dan masif tsb telah melibatkan banyak oknum pemerintah.

Banyak media menyebutkan beberapa kepala desa di Madura telah ada kontrak dari salah satu calon agar memenangkan calon tsb dengan kompensasi dana sekitar Rp 50-100jt/tahun.

Bahkan kontrak/perjanjian tersebut sudah jauh-jauh hari sebelum pilkada telah disepakati. Adakah perhatian dari pemerintah daerah atau bahkan pusat untuk menindaklanjuti (setidaknya) informasi tersebut? Adakah upaya untuk ‘membersihkan’ oknum tersebut beserta institusinya?

Sesungguhnya setiap kecurangan akan menunjukkan banyak hal, seperti halnya gunung es yang terlihat kecil di puncaknya namun sangat besar di dasarnya.

Jika pemerintah dan seluruh masyarakat Jatim ingin dipimpin oleh aparat yang bersih, jujur dan kredibel, kasus ini seharusnya menjadi entry point yang akan menimbulkan efek domino.

David Makmuryanto, david.makmuryanto@gmail.com

Iklan

Entry filed under: berita, jawa timur, ka-ji, Kar-sa, Karsa, MK, pilkada, poltik, quick count, Uncategorized. Tags: , .

Bangkalan & Sampang Coblos Ulang, Pamekasan Hitung Ulang Kiai Alawy: Perempuan Boleh Jadi Gubernur

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Kalender

Desember 2008
S S R K J S M
« Nov   Jan »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Most Recent Posts


%d blogger menyukai ini: