Kiai Alawy: Perempuan Boleh Jadi Gubernur

Desember 6, 2008 at 1:17 am Tinggalkan komentar

SAMPANG-Kiai Kharismatik yang juga Pengasuh Ponpes At-Thoriqi, Karongan, Sampang, KH Alawy Muhammad mengeluarkan fatwa boleh bagi kaum perempuan untuk menjadi Gubernur. Hal itu sesuai dengan Al-Qur’an surat Al Imran ayat 195 dan surat At taubah ayat 17. Fatwa itu ditujukan kepada masyarakat Madura, terutama seluruh santri dan alumninya.” Seorang wanita dapat mempunyai hak untuk berjuang sebagaimana seorang laki ñlaki,” kata KH Alawy Muhammad usai menerima kedatangan Khofifah di kediamannya, kemarin.

Menurutnya, dalam kitab hadist Abu Daud jilid 1 halaman 17 disebutkan, sahabat Anas – Rosulullah SAW pernah berjihad bersama seorang sahabat wanita bernama Ummu Sulaiman dan beberapa wanita dari sahabat Ansor. ”Berdasar ini, di Indonesia seorang wanita dapat berjihad dengan memperjuangkan segala kemampuannya. Baik segi pengetahuan dan keahliannya, untuk melayani masyarakat melalui jabatan publiknya demi kesejahteraan umat manusia,” jelasnya. Kiai Alawy juga menyangkal pendapat yang mengatakan tak bakal beruntung suatu kaum yang menyerahkan segala urusannya kepada seorang perempuan.”Alasannya, karena ada ulama fuqoha (ahli fiqih) berpendapat bahwa hadis itu terbatas kepada Al Imamatul udzma, yaitu raja atau pemimpin tertinggi yang meliputi semua urusan negara,” katanya. Di Indonesia, lanjut Kiai Alawy, ada beberapa lembaga tinggi negara, yaitu eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Tiap lembaga itu, katanya, mempunyai pemimpin sendiri sendiri. “Sedangkan gubernur merupakan jabatan eksekutif yang dua tingkat dibawah presiden dan kekuasaanya terbatas tidak mutlak,” tuturnya.

Dikatakan, apabila ada seorang wanita yang kelebihannya mengungguli calon gubernur laki-laki, baik dalam ilmu, kredibelitas, kejujuran, serta perjuangannya, maka memilih calon gubernur perempuan hukumnya wajib. Khofifah, jelasnya, memiliki semua kelebihan itu.”Untuk itu, saya mengimbau pada seluruh masyarakat Sampang dan Bangkalan, dukung dan pilih Khofifah. Karena, seorang pemimpin dilihat dan dipandang dari kebenaran dan kejujurannya,” ujarnya berkampanye.

Iklan

Entry filed under: berita, jawa timur, ka-ji, Kar-sa, Karsa, mahkamah konstitusi, MK, pilkada, poltik, quick count, Uncategorized. Tags: , , , , , , .

Layakkah Orang Curang Pimpin Jatim? Pilgub Putaran III: Antara Kiai, Klebun, dan Blater

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Kalender

Desember 2008
S S R K J S M
« Nov   Jan »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Most Recent Posts


%d blogger menyukai ini: