Coblos Ulang 21 Jan 2009, Hitung Ulang 28 Des 2008

Desember 18, 2008 at 3:02 am 1 komentar

SURABAYA – Terjawab sudah kepastian kapan pelaksanaan putaran tambahan pilgub Jatim di Madura. KPU Jatim memutuskan coblosan ulang di Bangkalan dan Sampang berlangsung pada 21 Januari 2009. Sedangkan perhitungan ulang digelar pada 28 Desember 2008.

Keputusan itu merupakan hasil rapat pleno yang digelar empat anggota KPU Jatim bersama anggota KPU tiga kabupaten/kota Madura (Bangkalan, Sampang, dan Pamekasan), yang berakhir Rabu dini hari kemarin (17/12). Rapat ini merupakan tindak lanjut instruksi KPU pusat soal pilgub Jatim.

Selain itu, perhelatan pilgub tambahan mendatang dilaksanakan sepenuhnya oleh anggota KPU Jatim lama. Ini setelah KPU pusat memutuskan memperpanjang masa tugas mereka sampai selesainya tahap pilgub Jatim.

Dalam surat keputusan KPU nomor 3478/15/XII/2008 tertanggal 16 Desember itu, KPU pusat memperpanjang masa tugas mereka sampai empat bulan setelah tahap akhir pilgub (yakni pelantikan gubernur terpilih). Untuk diketahui, masa jabatan anggota KPU Jatim berakhir akhir Desember ini. “Hasil rapat kemarin sudah dipastikan seperti itu. Tinggal menyusun komposisi kepanitiaan di sana,” kata anggota KPU Jatim Yayuk Wahyunengse kemarin (17/12).

Dia menjelaskan, teknis pelaksanaan penghitungan maupun coblosan ulang tidak jauh berbeda dengan rencana semula. Untuk coblosan ulang, KPU akan menyiapkan TPS sesuai jumlah pada putaran kedua lalu. Untuk Sampang ada 1.325 TPS. Sedangkan untuk Bangkalan 1.445 titik. Rencananya, KPU memberikan jatah dana masing-masing Rp 350 ribu untuk pembangunan TPS.

Demikian juga jumlah pemilih. KPU Jatim memastikan tetap menggunakan data pemilih putaran dua dalam coblosan ulang di dua kabupaten itu. “Sebab, pemungutan ulang ini bukan pekerjaan baru, tapi mengulang yang telah lalu,” katanya.

Bagaimana teknis penghitungan ulang? Sampai saat ini KPU Jatim belum berani memutuskannya. Mereka memilih kembali terbang ke Jakarta. Mereka akan berkonsultasi dengan KPU pusat perihal penentuan pedoman teknis pelaksanaan penghitungan itu.

KPU Jatim sendiri memiliki beberapa opsi. Di antaranya, penghitungan langsung dilakukan di tingkat PPK masing-masing kecamatan, dengan cara mengumpulkan seluruh PPS kelurahan dan KPPS dari semua TPS. Namun, ada yang menginginkan penghitungan ulang dilakukan di setiap TPS.

Anggota KPU Jatim Arief Budiman menegaskan, pihaknya mengambil langkah itu karena tidak ingin ada celah hukum di kemudian hari, sehingga hasil pilgub kembali dipermasalahkan. “Kami khawatir, ada kesalahan sedikit saja, langsung digugat. Makanya, kami ingin ada payung hukum yang jelas,” katanya.

Selain itu, kata Arief, KPU ingin memastikan payung hukum terkait pelaksanaan pilgub putaran tambahan itu. “Kami tetap menganggap keputusan MK ini rawan dikomplain. Karena itu, kami memerlukan perangkat untuk melindungi keputusan coblos dan hitung ulang pilgub ekstra nanti,” imbuh Arief.

Iklan

Entry filed under: berita, jawa timur, ka-ji, ka-jimanteb, mahkamah konstitusi, MK, pilkada, politik, quick count, Uncategorized. Tags: , , , .

Pemimpin Muda Paling Berpengaruh 2008 Surat Suara di Pamekasan Diduga Rusak

1 Komentar Add your own

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Kalender

Desember 2008
S S R K J S M
« Nov   Jan »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Most Recent Posts


%d blogger menyukai ini: