Ka-Ji Usut Pelanggaran

Januari 23, 2009 at 5:43 am Tinggalkan komentar

BANGKALAN Coblosan ulang Pemilihan Gubernur Jawa Timur (Pilgub Jatim) di Kab. Sampang dan Bangkalan, Rabu (21/1) kemarin, masih saja diwarnai sejumlah pelanggaran. Bahkan, Panitia Pemungutan Suara dan tim calon gubernur (cagub) Khofifah Indar Parawansa Mudjiono (Ka-Ji) sempat menangkap anak seorang kepala desa di Bangkalan yang kepergok mencoblos berulang-ulang. Pelaku yang seorang wanita bernama Hasiyah (35) itu lalu dilaporkan ke Panwas dan aparat kepolisian.

Khofifah menyatakan, pelanggaran kali ini hampir merata di seluruh kecamatan. Lebih parah lagi melibatkan aparatur negara mulai tingkat kepala desa hingga pejabat teras.

Saya sangat menyayangkan masih saja terjadi pelanggaran yang terstruktur dan sistematis, kata Khofifah kepada wartawan saat jumpa pers di Ponpes Ibnu Cholil, Bangkalan, Rabu (21/1) kemarin. Khofifah didampingi Cawagub Mudjiono, Drs H Choirul Anam, dan KH Imam Buchori Cholil.

Ditanya soal bentuk pelanggaran yang terjadi, Khofifah menyatakan masalah tersebut sudah diurus oleh tim kuasa hukum Ka-Ji Manteb. Dia hanya menyebutkan beberapa wilayah yang terindikasi melakukan pelanggaran berupa money politics seperti di kawasan Kecamatan Tanjung Bumi dan Kokop. Selain itu ada pula intimidasi yang dilakukan pihak tertentu.

Terkait hal itu dia mengaku sudah melakukan inventarisasi guna melakukan langkah lebih lanjut. Ditanya apakah akan kembali melaporkan ke Mahkamah Konstitusi (MK) menyangkut adanya pelanggaran tersebut, Khofifah menyatakan tergantung hasil kajian dari tim pemenangan dan kuasa hukum Ka-Ji.

Tergantung dari tingkat pelanggaran yang akan dilakukan, cuma yang pasti akan kami tindaklanjuti, tegasnya.

Terlepas adanya pelanggaran yang terjadi dalam pilgub putaran ketiga ini, mantan Ketua Cabang PMII Surabaya ini menyatakan rasa terima kasih kepada seluruh warga Kabupaten Bangkalan dan Sampang karena telah berpartisipasi mensukseskan pilgub Jatim.

Paling tidak warga sudah turut serta menjaga keamanan dan ketertiban sehingga pilgub ini berjalan lancar, tegasnya.

Tak Direspon

Yang menarik, kasus anak kepala desa yang mencoblos berulang-ulang ternyata ditanggapi dingin aparat kepolisian. Polisi tidak merespon dengan alasan yang menangkap anak kepala desa tersebut tidak memiliki mandat. Untuk itu Tim Ka-Ji akhirnya hanya bisa melaporkan kejadian ini secara tertulis.

Tak lama berselang, kecurang kembali terjadi. Kali ini seorang pegawai negeri sipil asal Desa Pasese, Tanjung Bumi, Bangkalan, juga ditangkap karena mencoblos lebih dari dua kali. Dia pun diadukan ke polisi dan panitia pengawasan.

Kejadian ini semakin memperjelas kalau pelaksanaan pilgub itu penuh kecurangan. Bahkan, netralitas aparat pemerintah pun sudah tidak ada lagi. Saya harap, polisi bisa mengusut kasus ini dengan tuntas, ujar Ketua Tim Pemenangan Ka-Ji, KH Imam Buchori Cholil, kepada wartawan, Rabu kemarin.

Bukan hanya di Bangkalan, kecurangan juga terjadi di Sampang. Salah satu kecurangan terjadi di Dusun Terbing, Robatal, Sampang, di mana panitia pemilu mengambil kembali undangan pencoblosan dengan alasan ada kesalahan. Namun hingga hari pencoblosan, puluhan warga setempat tidak mendapatkan undangan pencoblosan sehingga mereka tidak dapat menggunakan hak pilihnya sebagai warga.

Selain itu, lokasi TPS yang digunakan pada putaran pertama dan kedua mendadak dipindahkan ke lokasi yang cukup jauh dari permukiman warga dengan jarak sekitar dua kilometer. Tak ayal, warga pun malas untuk mencoblos.

Meski demikian, sejumlah masyarakat Sampang yang peduli dengan Pilgub Jatim masih mau berbondong-bondong menuju TPS. Namun mereka tetap tidak dapat menggunakan hak pilihnya karena panitia beralasan nama mereka tidak terdata. Padahal, puluhan orang tersebut terdata dan mencoblos pada Pilgub Jatim putaran pertama dan kedua beberapa waktu lalu. Ini aneh, kata saksi Ka-Ji.

Khofifah membenarkan kejanggalan itu. Apalagi di Sampang, kata Khofifah, tim Ka-Ji juga menemukan ada sekitar 2.000 orang yang tidak mendapatkan kartu pemilih.

Kami akan menindaklanjuti adanya kecurangan yang ada ini termasuk money politics, katanya. (in/nor)

Iklan

Entry filed under: Uncategorized. Tags: , , .

Di Sampang, 2.300 Undangan Tak Disebar Duhh… Kades Bacok Tangan Tim Sukses KaJi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Kalender

Januari 2009
S S R K J S M
« Des   Feb »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Most Recent Posts


%d blogger menyukai ini: