Ka-Ji: MK Lakukan Malapraktik

Februari 5, 2009 at 3:13 am Tinggalkan komentar

JAKARTA-Kubu pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa- Mudjiono (Ka-Ji) menyebut Mahkamah Konstitusi (MK) telah melakukan malapraktik administrasi dalam kasus sengketa Pilkada Jatim. Pasalnya, lembaga pimpinan Mahfud MD itu menolak gugatan Ka-Ji sebelum adanya persidangan.

Mahkamah Konstitusi memutuskan sebuah perkara tanpa melakukan persidangan.

Ini adalah salah satu malapraktik administrasi, kata Ketua Tim Penasihat Hukum Ka-Ji, Andi M. Asrun, dalam konferensi pers di Hotel Allson, Senen, Jakarta, Rabu (4/2) kemarin. Jumpa pers dihadiri pula pasangan cagub Khofifah dan Mudjiono, Ketua Umum DPP PKNU Drs H Choirul Anam, Ketua DPW Partai Patriot Jatim Ir H La Nyala Mattalitti, dan penasihat hukum Ka-Ji lain.

MK beralasan bahwa ditolaknya gugatan Ka-Ji lantaran pihaknya sudah pernah mengeluarkan keputusan dalam kasus yang sama. Menurut Mahfud, putusan MK bersifat final. MK berpendapat, permohonan Ka-Ji tidak termasuk kategori permohonan baru sehingga tidak dapat didaftarkan sebagai permohonan baru.

Menurut Asrun, keputusan MK itu menyalahi prosedur. Seharusnya, katanya, sebelum menolak, MK membuka persidangan terlebih dulu dan memeriksa gugatan. Tapi, hal itu tidak dilakukan dan langsung ada keputusan ditolak.

Khofifah yang ikut dalam konferensi pers juga menyesalkan sikap MK. Kalau tidak lapor ke Mahkamah Konstitusi, ke mana lagi kita melapor. Ke Yang Maha Esa? Jangan sampai nanti diproses di mahkamah akhirat, kata Khofifah mantan Menteri Pemberdayaan Perempuan era Gus Dur ini.

Menurut dia, tim Ka-Ji memiliki bukti-bukti yang valid dan kuat terkait dugaan adanya kecurangan. Sayangnya, Mahkamah Konstitusi hanya menerima dari KPU Jatim, sementara dari Ka-Ji yang terkait ada kecurangan administrasi tidak diterima, terangnya.

Selain menolak gugatan Ka-Ji, MK juga menyatakan sah keputusan KPU Jatim Nomor 01 tahun 2009 tentang rekapitulasi hasil pemilihan kepala daerah Jawa Timur yang memenangkan pasangan Soekarwo-Saifullah Yusuf (KarSa).

Khofifah juga menyebut ada politik kekerasan dalam beragam bentuk, di antaranya, praktik politik uang. Kecurangan-kecurangan apa pun bentuknya bisa dilakukan di negeri ini,ujarnya seraya menambahkan bahwa saat ini sulit untuk menerapkan politik yang bersih dan berkualitas.

Sementara itu, Ketua Umum DPP PKNU, Drs H Choirul Anam menyebut pasangan Soekarwo-Saifullah Yusuf (KarSa) sebagai gubernurnya anak-anak. Sebab, katanya, pada coblosan ulang di Bangkalan dan Sampang lalu banyak anak-anak di bawah umur ikut mencoblos.Pilgub Jatim, DPT (daftar pemilih tetap) banyak yang anak-anak. Jadi KarSa itu gubernurnya anak-anak,katanya.

Partai pengusung Ka-Ji, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menilai terdapat kejanggalan pada putusan MK yang menolak gugatan Ka-Ji. Berdasarkan pasal 22, Undang-undang MK lembaga hukum tidak boleh menolak pendaftaran gugatan. Ketua DPP PPP bidang Hukum dan HAM, Lukman Hakim Saifuddin menyebut, putusan MK tidak adil bagi Ka-Ji maupun PPP. Lukman memandang lima kejanggalan dalam putusan MK yang diambil Selasa (3/1). Pertama, MK menolak menangani gugatan Ka-Ji atas dasar karena melalui prima-facie (penilaian awal) menetapkan perkara itu bukan kewenangannya.

Ini aneh. MK belum mendengar keterangan para pihak dan memeriksa alat bukti tetapi sudah langsung memutuskan, ujar Lukman di Jakarta, Rabu (4/2).

Kejanggalan kedua adalah alasan MK menolak karena gugatan Ka-Ji merupakan persoalan administratif. Ini juga aneh, bukankah sengketa pilkada itu hakekatnya sengketa tentang hasil akhir yang penyebab pangkalnya adalah masalah administratif? tandasnya.

Lebih lanjut Lukman, yang juga Ketua FPP DPR menyebutkan, kejanggalan ketiga adalah pendapat MK bahwa gugatan Ka-Ji merupakan pelanggaran individual kampanye yang menjadi ranah penegak hukum. Menurut Lukman, MK belum punya dasar untuk sampai pada kesimpulan itu.

Keempat, berdasar doktrin hukum seharusnya hakim MK tidak menghindar dari perkara yang diajukan kepadanya.

Penolakan hakim MK itu bisa diancam pidana, tandasnya.

Terakhir, kejanggalan penolakan MK menangani perkara karena gugatan Ka-Ji bukahlah hal baru. Lukman berpendapat hal itu sangat aneh. Kalau begitu setiap putusan MK tentang hasil penghitungn dan pemungutan suara ulang, meski bukti kecurangannya amat kuat harus dianggap dan dipastikan benar atau sah karena tidak bisa diperiksa lagi sebegai permohonan baru, ulasnya.

Karenanya, sambung Lukman, PPP akan meminta Tim Ka-Ji melakukan eksaminasi atas putusan MK tersebut. Kita ingin tahu ada apa di balik keanehan-keanehan itu? tukasnya.

Lukman menambahkan, niat Ka-Ji mempersoalkan pemungutan ulang dan pemilihan ulang pilgub Jatim semata-mata untuk mengungkap kecurangan yang dilakukan tim KarSa. Setiap kecurangan tidak boleh ditolerir. Karena itu harus diungkap di muka persidangan. Ya tujuan kita bukan kekuasaan, tapi mengungkap kecurangan,katanya.

Di tempat terpisah, Ketua Dewan Kehormatan (DK) KPU Jimly Asshiddiqie menyarankan agar Ka-Ji melaporkan kasus ini ke Bawaslu sebab DK hanya menjadi pengadilan kode etik KPU yang kewenangannya terbatas. Dewan Kehormatan hanya semacam pengadilan kode etik KPU yang kewenangannya terbatas. Hanya untuk menjaga kehormatan,katanya, Rabu kemarin.

Jimly menyarankan, jika Ka-Ji ingin melaporkan KPU Jatim, seharusnya ke Bawaslu. Nanti Bawaslu akan melaporkan kepada KPU. Setelah itu KPU akan melakukan penelitian,kata mantan Ketua MK ini.

Jika permasalahan tersebut hanya cukup diputuskan di internal KPU, Jimly menjelaskan, nantinya KPU sendiri yang akan memutuskan. Tetapi jika memang layak dibawa ke dewan kehormatan, maka dewan kehormatan yang akan memutuskan kasusnya.

Jadi kasus Ka-Ji bukan dilaporkan ke dewan kehormatan, melainkan ke Bawaslu, tegas Jimly lagi. (ful/wis/amh)

Iklan

Entry filed under: Uncategorized. Tags: , , , .

Ka-Ji Beber Kecurangan di Madura Kecurangan di Madura Nodai Demokrasi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Kalender

Februari 2009
S S R K J S M
« Jan   Mar »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
232425262728  

Most Recent Posts


%d blogger menyukai ini: